Alternatif lain selain cangkok sumsum tulang untuk terapi bagi berbagai penyakit kelainan darah seperti thalasemia atau pun leukemia.

Seorang anak berkulit gelap, berbibir pucat, dengan dahi lebar dan tulang pipi menonjol tampak duduk gelisah menunggu panggilan suster. Perutnya yang besar agaknya membuat ia kesulitan bernapas. “Saya sedang mengantri untuk transfusi darah, seperti biasa”. Kata ibunya. Dengan ciri khas wajah seperti itu, bisa diduga ia menderita talasemia. Setelah dirunut, saudara dari ibunya pun ada yang harus ditransfusi terus-menerus karena penyakit keturunan ini. Obat memang masih terus dicari, dari cangkok sumsum tulang yang sampai saat ini masih menjadi satu-satunya harapan, hingga yang terbaru yang masih dalam penelitian, yakni terapi genetik.

Sumsum tulang (bone marrow) dan produksi darah

Sumsum berada di tulang panggul, dada, iga, tulang belakang, dan tengkorak. Di dalamnya terdapat sel-sel yang memproduksi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang berguna untuk penggumpalan darah. Sumsum tulang adalah pabrik darah. Setiap sel darah ini berawal dari stem cell (sel induk) yaitu sel yang bisa berkembang menjadi sel apa saja yang berfungsi normal. Sel stem adalah sel yang paling penting dalam cangkok sumsum tulang. Jika ditanam, sel stem ini akan masuk ke sumsum dan diarahkan oleh rangsangan hormon pembentuk sel darah tertentu menjadi sel darah yang diperlukan tubuh.

Penyakit-penyakit akibat kelainan darah dan terapinya.

Talasemia, anemia aplastik, ataupun leukemia adalah beberapa penyakit kelainan darah yang dapat diterapi lewat cangkok sumsum tulang ataupun sel induk darah tali pusat. Talasemia masih menjadi penyakit darah keturunan yang terbanyak di Indonesia dan belum ada obatnya kecuali cangkok. Penyakit ini disebabkan salah satu gen-nya bermutasi di duga “tertutup” sehingga fungsinya terganggu.
Gen yang bermutasi ternyata merupakan gen yang bertanggung jawab membentuk rantai globin yang merupakan bagian penting dari hemoglobin yang merupakan isi sel darah merah. Akibatnya sel darah merah tidak berfungsi baik dan berumur pendek. Karena talasemia merupakan kelainan genetika, terapi terbaik adalah mengembalikan bagian gen yang bermutasi ini dengan “switch on gene”. Saat ini sedang dicari cara untuk memperbaiki dengan rekayasa genetika. Selama obat ini belum ditemukan, alternatif penyembuhan adalah lewat cangkok sumsum tulang atau dengan cangkok sel induk darah tali pusat. Diharapkan dengan mengganti “pabriknya”, sel yang semula secara genetik rusak akan digantikan dengan yang sehat.
Sedangkan anemia aplastik adalah penyakit kelainan darah yang ditandai berkurangnya produksi semua sel darah. Gejalanya anak akan pucat sekali, sering berdarah, dan sering sakit. Bila dengan terapi obat anak tidak juga sembuh, terapinya lagi-lagi cangkok sumsum tulang atau dengan cangkok sel induk darah tali pusat. Dengan mengganti “pabriknya” diharapkan produksi darah bisa kembali normal. Sementara leukemia atau kanker darah merupakan keganasan terbanyak yang menyerang anak, cangkok stem cell menjadi salah satu pilihan untuk kesembuhannya.

Cangkok sumsum tulang bukan tanpa risiko

Karena yang bermasalah adalah sel darah, maka yang dicangkokkan adalah sel darah. Seorang anak harus menjalani “pengosongan” sumsum tulang, agar sel sumsum tulang yang dimasukkan dapat tumbuh leluasa. Setelah itu, barulah dilakukan cangkok sel stem. Selama proses itu yang masih membutuhkan waktu cukup lama—paling tidak 1-2 bulan—anak rentan terhadap infeksi, perdarahan, hingga kegagalan proses cangkok yang disebabkan tubuh menolak sel yang ditanam. Meski masih menjadi alternatif penyembuhan beberapa kelainan darah, dalam beberapa hal, cangkok sumsum tulang memang perlu banyak pertimbangan—khususnya dalam hal biaya.

Sel induk darah tali pusat (stem cell)

Sel ini bisa diambil dari si anak sendiri ataupun dari donor dengan tipe jaringan sama, bisa saudara sekandung, orangtua, atau orang lain. Stem cell dapat diperoleh dari tali pusat bayi begitu dilahirkan. Stem cell yang diambil dari darah tali pusat pada saat kelahiran lebih cepat dan lebih efektif dibandingkan sel stem yang diambil dari anak lain atau orang dewasa. Selain itu, sel ini belum mengandung sel limfosit T yang kerap mencetuskan kegagalan cangkok sumsum tulang. Sel stem yang diambil dengan cara ini dianggap paling aman. Keunggulan lain dari terapi stem cell jenis ini, selain tingkat kecocokan yang lebih besar juga proses transplant yang lebih cepat dan tidak menyakitkan dibandingkan dengan cangkok sumsum tulang.

Manfaat cangkok sumsum tulang

Pada pasien anemia aplastik, talasemia, dan leukemia. Stem cell dan sumsum tulang dapat menggantikan sumsum tulang yang tidak berfungsi dan berpenyakit dengan sumsum tulang yang sehat.

Pada kasus tertentu, misalnya limfoma, neuroblastoma (tumor saraf) yang sulit diobati, dapat dipertimbangkan transplantasi sel induk darah tali pusat (stem cell).

Mengganti sumsum tulang yang rusak secara genetika.

Alternatif terapi penyakit kelainan darah

Cangkok sumsum tulang (bone marrow transplant).
Diambil dari sumsum tulang orang dewasa. Bersifat mature yang mana tidak dapat berkembang menjadi apa saja. Sel ini mengandung sel limfosit T yang dalam beberapa kasus dapat memicu kegagalan transplant.

Cangkok sel induk darah tali pusat (stem cell transplant).
Diambil dari tali pusat bayi pada saat proses kelahiran. Sel induk ini dapat berkembang menjadi sel apa saja yang dibutuhkan tubuh dan dapat berfungsi normal.

~ by Dr Heru Noviat Herdata SpA on 24/03/2009.

11 Responses to “Alternatif lain selain cangkok sumsum tulang untuk terapi bagi berbagai penyakit kelainan darah seperti thalasemia atau pun leukemia.”

  1. Apakah leukemia stadium akhir bisa sembuh?

  2. Suami saya tiba2trombositnya turun .tapi pemeriksaan darah lengkap normal semua kecuali trombositnya yang bermasalah. trus selama 1 bulan naik turun padahal sudah diberikan prenidson. tapi juga mengkonsumsi multivitamin dan obat2an herbal. apakah multivitamin dan obat herbal itu yang membuat sisitem iminnya kacau?

  3. Suami saya tiba2trombositnya turun .tapi pemeriksaan darah lengkap normal semua kecuali trombositnya yang bermasalah. trus selama 1 bulan naik turun padahal sudah diberikan prenidson. tapi juga mengkonsumsi multivitamin dan obat2an herbal. apakah multivitamin dan obat herbal itu yang membuat sisitem iminnya kacau?maaf a-mail nya salah. yang bener yang ini ya. terimakasih

  4. ayah saya seorang pasien penyakit tulang belakan yang tidak berfungsi, mungkin istilah lainya MDS. apakah ada obat herbalnya pada saat ini kalupun ada dimana???? terimakasih

  5. k2k ipar sy sdh 1 thn kaki kanannya di amputasi.setelah melewati banyak pengobatan di vonis oleh dokter bhw trjadi pembusukan pada sumsum tulang.apakah ada pengobatan tradisional utk kasus ini? Klu ada sy minta resepnya.mksh

  6. sore dokter..
    papah saya berumur 65 th & terkena penyakit MDS (Mylodysplasia syndrom)..sama spt pertanyaan ibu yunia fitrianto..apakah ada obat herbalnya & dimana.bila harus transplantasi sumsum tulang belakang apakah ada efek samping bagi penerima donor maupun si pendonornya? memerlukan waktu brp lama dari pencarian sumsum tsb smp pemulihannya baik si penerima maupun si pendonor? biayanya brp? dgn umur papah saya skrg apakah memungkinkan utk melakukan transplantasi sumsum tulang belakang? mohon informasinya. sebelumnya terimakasih. Tuhan memberkati

  7. […] https://ebookfkunsyiah.wordpress.com/2009/03/24/alternatif-lain-selain-cangkok-sumsum-tulang-untuk-te… […]

  8. malaam doket !
    ,,
    bibii sy brumur 41 thn ,dia trkna pnyakit klainan sumsum tulang blkng,smpe2 brat bdanx trn 19kg yg dlux 49kg skrg tnggl 30kg.sy kshn mlhtx ,kdg2 dia sakit kpla,ssah tdur,dll ,sy mau tax apkah obatx ?
    trma ksh !
    dn bgmn cra mncgh pnykt it dtg lg ,dan gjla lainx ,trma ksh !

  9. malaaam dokteer .

    bibii sy brmr 41 thn ,dia trkna pnykit kelainan sumsum tulang blkang ,diaa kdang sakiit kpla dan susaah tdur ,ldaahx tbaal ,dll .
    ad kah obaat utk pnykt in ,ap nma obt i2 ?sy mhn informasi dan bntuanx dokter,sy
    sy kshan mlht bibi sy ,yg brat bdanx dlu 49 kg skrg tngl 30 kg ,sdh trun 19kg ,
    sx lg sy mhon yaa dok !
    triims ,🙂 . .

  10. Yth Para Dokter Ahli Penyakit Dalam Indonesia.

    Saya mohon petunjuk dan saran untuk Om saya Hermansyah yang sudah 3 bulan di rs sakit cikini Jakarta..om saya terkena penyakit anemia dimana menurut dokter sumsun Tulang belakangnya sudah tidak berproduksi darah merah lg..Pihak dokter rs cikini memberi obat yg katanya akan bisa memancing sumsum tulang belakangnya agar bs mproduksi darh merah, tapi sampai saat ini kondisi om saya makin meprihatinkan..

    Saya sangat sedih sekali dan kecewa dimana sampai saat ini om saya masih blm sembuh dan suka pinsan dan sesak nafas..dmn biaya rs sakit yang mahal tp hasilnya tdk ada..

    Tolonglah saya pak Dokter, Terimakasih atas bantuannya..Smoga Dokter berbaik hati membantu om saya..

    081388297009

    Riska

  11. saya mempunyai 2 orang anak. laki laki dan perempuan dan keduanya di vonis thalesemia dan anak pertama saya sudah menjalani tranfusi darah rutin 1 bulan sekali. saya ingin mencoba terapi stem cell ini tetapi saya tidak mengerti bagaimana prosedurnya dan berapa % tingkat keberhasilannya. dan di mana saya bisa melakukannya? saya tinggal di pekalongan-jawa tengah. tolong bantuannya karena saya tidak tega sekali melihat keadaan anak saya yang harus bolak balik rumah sakit. dan saya juga masih kesulitan soal biaya rutin untuk darah dan rumah sakit anak saya. tolong balasannya terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: