Anemia Megaloblastik

Prosedur ini sebagai acuan dalam menegakkan diagnosis dan penanganan Anemia Megaloblastik.

Definisi :
Anemia yang disebabkan kekuragan vitamin B12 dan atau asam folat yang diperlukan untuk pematangan sel darah merah.

1.Kriteria Diagnosis :
Anamnesis ditemukan riwayat faktor predisposisi defisiensi vitamin B12 (masukan tidak adekuat, kurangnya faktor intrinsik, gangguan absorbsi) dan defisiensi asam folat (bayi berat badan lahir sangat rendah, malnutrisi ) atau etiologi lain seperti kelainan kongenital sintesis DNA, defek sintesis DNA didapat atau pemakaian obat2an sitostatika.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan pucat, lemah, lesu, anoreksia, glositis. Gejala neurologis berupa parastesia, defisit sensoris, hipotoni, kejang, kelambatan perkembangan.

Laboratorium :
Darah : anemia, gambaran eritrosit normokrom makrositer dan makroovalosit, leukosit PMN besar dan hipersegmentasi, trombosit dapat rendah, MCV↑, MCHC normal.
Defisiensi vitamin B12 (kadar vitamin B12 serum < 100pg/mL)
Defisiensi asam folat (kadar asam folat serum < 3 ng/mL)
Sumsum tulang : semua prekusor sel hematopoetik membesar (giant metamyelosit) dengan hiperplasia eritroid.

2.Pemeriksaan Penunjang :
Hb, leukosit, trombosit, hitung jenis, morfologi darah tepi, Indeks eritrosit : MCV, MCH, MCHC, Kadar vitamin B12, atau asam folat (bila memungkinkan), Pungsi sumsum tulang

3.Terapi :
Umum :
Makanan gizi seimbang
Hindari makanan yang mengandung gluten
Atasi faktor predisposisi

Khusus :
Defisiensi asam folat :
• Asam folat 0,5 – 1 mg/hr po
• Respons perubahan hematologis dapat diharapkan dalam 72 jam, terapi dilanjutkan selama 3-4 minggu sampai didapatkan respons hematologis yang jelas. Lama pengobatan tergantung penyebabnya (dapat beberapa bulan).
• Pada malabsorbsi, pengobatan asam folat diberikan sampai malabsorbsi teratasi, atau dapat dicoba dengan pemberian awal 50 mg/hr selama 7-14 hari.
• Pada kebutuhan ↑ (anemia hemolitik kronik) -> pengobatan dengan asam folat seumur hidup.

Defisiensi vitamin B12 :
• Dosis awal optimal 25-100 ug/hr selama 2-3 minggu. Dosis pemeliharaan 200-1000 ug im setiap bulan.
• Pada gangguan absorbsi dapat diberikan 1000 ug im 2 x seminggu.
• Respon berupa retikulositosis dapat diharapkan pada hari ke 3 – 4 pengobatan.

Tranfusi Darah
• Tranfusi darah PRC 10 – 15 ml/kgBB bila ada tanda gagal jantung yang mengancam
• Bila ada infeksi harus segera diatasi, karena selama ada infeksi, sumsum tulang sering tidak memberikan respons dengan pemberian hematinik.

~ by Dr Heru Noviat Herdata SpA on 16/09/2008.

2 Responses to “Anemia Megaloblastik”

  1. saya mau tanya bagaimana cara analisis kadar asam folat pada serum darah? maksudnya prosedur kerjanya? balas ya, saya sangat membutuhkannya.terima kasih

  2. mau different diagnose nya donk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: